Berita

Bupati LIRA Bongkar Dugaan Kejanggalan Pertemuan Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum

200

BANYUWANGI, INFOX.ID – Bupati LIRA menunjukkan sikap tegas terkait dugaan kejanggalan dalam pertemuan yang berlangsung di lokasi tambang. Ia memastikan siap mengawal penuh langkah hukum yang akan ditempuh saudara Kiki, bahkan hingga ke tingkat Mabes Polri.

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas sejumlah temuan yang dinilai janggal dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal dalam pembahasan di area pertambangan. Menurutnya, berbagai indikasi yang muncul tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami melihat ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Bahkan terdapat temuan-temuan yang menurut kami sangat tidak masuk akal. Persoalan ini harus dibuka secara terang-benderang dan ditindaklanjuti melalui jalur hukum,” tegasnya, Rabu (13/05/2026).

Bupati LIRA menambahkan, pihaknya tidak akan tinggal diam apabila ditemukan dugaan penyimpangan dalam aktivitas pertambangan yang berpotensi merugikan masyarakat maupun mencederai prinsip transparansi dan keadilan hukum.

Sebagai bentuk keseriusan, LIRA bersama sejumlah lembaga yang berada di sekitar wilayah tambang menyatakan siap memberikan pendampingan penuh terhadap proses pelaporan yang akan dilakukan Kiki. Pendampingan tersebut, kata dia, tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga pengawalan langsung dalam setiap tahapan proses hukum.

“Kami dari LIRA bersama lembaga terkait siap mendukung secara totalitas. Kami akan mengawal langsung proses ini mulai dari pelaporan di tingkat Polres, kemudian Polda, hingga apabila diperlukan sampai ke Mabes Polri,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Selain itu, pihaknya berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara objektif, profesional, dan transparan dalam menindaklanjuti laporan yang nantinya diajukan. Menurutnya, penegakan hukum yang terbuka sangat penting untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan kejanggalan yang terjadi di lokasi tambang tersebut.

Dengan adanya dukungan penuh dari LIRA dan sejumlah elemen masyarakat, proses pelaporan yang akan dilakukan diharapkan mampu menjadi pintu masuk untuk mengungkap berbagai dugaan penyimpangan secara menyeluruh, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

(Tim).

Apel Gabungan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Banyuasin Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel Banyuasin – Polres Banyuasin melaksanakan apel gabungan dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Banyuasin, Selasa (22/9/2026) pagi. Apel gabungan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., dan diikuti personel Polres Banyuasin serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap 71 tahun pengabdian Polisi Lalu Lintas (Polantas) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Mengusung semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”, momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas, disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta hadir di tengah masyarakat. Kapolres Banyuasin menekankan pentingnya peran personel dalam memberikan edukasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa peringatan 71 tahun pengabdian Polantas harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Polantas harus terus hadir sebagai mitra masyarakat yang aktif dan responsif. Pelayanan diberikan secara humanis, cepat dan penuh tanggung jawab, disertai dengan integritas serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel juga didorong untuk membangun Polantas Karib, yaitu sosok Polantas yang mampu menjadi mitra masyarakat, aktif memberikan edukasi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di bidang lalu lintas. Kegiatan apel gabungan berlangsung dengan lancar, aman dan kondusif.
Berita
Exit mobile version