Scroll untuk baca artikel
Berita

*LANSIA TERJUN DARI ATAS JEMBATAN MUSI IV, BASARNAS LAKUKAN PENCARIAN*

Avatar photo
47
×

*LANSIA TERJUN DARI ATAS JEMBATAN MUSI IV, BASARNAS LAKUKAN PENCARIAN*

Sebarkan artikel ini

Palembang, 22 Oktober 2026 — Basarnas Kantor SAR Palembang melaksanakan operasi SAR terhadap seorang pria lanjut usia bernama Azawani (64), yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, tepatnya di bawah Jembatan Musi IV, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Palembang pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 22.20 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, tim rescue Basarnas segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan upaya pencarian terhadap korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban berangkat menuju Jembatan Musi IV dengan diantar oleh keponakannya. Korban bermaksud melihat anaknya yang sedang bekerja melakukan penyelaman untuk mencari barang-barang antik di dasar Sungai Musi.

Setibanya di jembatan Musi IV, korban berpesan kepada keponakannya agar kembali menjemputnya sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB, saat anak dan keponakan korban datang untuk menjemput, korban tiba-tiba melompat ke sungai.

Melihat kejadian tersebut, anak dan keponakan korban segera berupaya mencari keberadaan korban menggunakan perahu getek. Namun, korban diduga tenggelam akibat derasnya arus Sungai Musi.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan mengoptimalkan berbagai sarana dan metode sesuai kondisi di lapangan.

“Begitu menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan menyisir permukaan sungai secara visual. Kami terus berupaya maksimal untuk menemukan korban, dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang bertugas,” ujar Raymond.

Operasi SAR melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, PMPB, PMI, serta masyarakat setempat.

Upaya pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan air secara visual dengan luas area pencarian sekitar 6 kilometer persegi yang dibagi menjadi dua sektor. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) dan perahu karet untuk menjangkau area pencarian.

Hingga Kamis (22/10/2026), korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian dengan mengoptimalkan penyisiran di area yang telah ditentukan.

Kantor SAR Palembang mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar Sungai Musi, agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan tindakan berisiko di sekitar perairan, memperhatikan kondisi arus sungai, serta segera melaporkan kejadian yang membahayakan keselamatan jiwa kepada petugas terkait.

Operasi SAR akan terus dilaksanakan sesuai perkembangan di lapangan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *