Berita

FD Ditemukan Tewas Gantung Diri

201

BANYUASIN – FD (17) warga Desa Rimbang Jaya I Kecamatan Tanjung Batu OKI nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa ini terjadi di toko pisau dan parang Pasar Pagi Kelurahan Betung Kecamatan Betung Banyuasin, Kamis (13/5) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kasi Humas iptu Abu Bakar mengatakan kejadian ini pertama kali diketahui oleh Angga yang merupakan paman korban.

“Parman korban memanggil korban yang tinggal di toko pisau dan parang tersebut,’katanya.

Namun saat memanggil, korban tidak menyahut sama sekali. Hingga akhirnya paman korban yang curiga, nekad mendobrak pintu toko itu.

Alangkah terkejutnya paman korban, ketika sudah menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan cara gantung diri dengan menggunakan kabel listrik.

Kemudian paman korban berteriak meminta tolong, dan saksi yang ada di lokasi langsung menghubungi Polsek Betung.

Petugas medis kesehatan Puskesmas Betung melakukan pemeriksaan, dan korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Serta dari pemeriksaan itu, terdapat bekas jeratan kabel listrik melingkar di leher, lidah korban tidak menjulur, keluar sperma dari kemaluan, keluar kotoran dari dubur dan tidak ditemukan luka dibadan korban.

Keluarga korban sendiri menolak untuk dilakukan otopsi, selanjutnya korban di bawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman di TPU setempat.

“Keluarga korban tidak mau otopsi,”tuturnya.

Untuk motif korban nekad melakukan gantung diri, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Apel Gabungan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Banyuasin Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel Banyuasin – Polres Banyuasin melaksanakan apel gabungan dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Banyuasin, Selasa (22/9/2026) pagi. Apel gabungan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., dan diikuti personel Polres Banyuasin serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Banyuasin. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap 71 tahun pengabdian Polisi Lalu Lintas (Polantas) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Mengusung semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”, momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas, disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta hadir di tengah masyarakat. Kapolres Banyuasin menekankan pentingnya peran personel dalam memberikan edukasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa peringatan 71 tahun pengabdian Polantas harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Polantas harus terus hadir sebagai mitra masyarakat yang aktif dan responsif. Pelayanan diberikan secara humanis, cepat dan penuh tanggung jawab, disertai dengan integritas serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel juga didorong untuk membangun Polantas Karib, yaitu sosok Polantas yang mampu menjadi mitra masyarakat, aktif memberikan edukasi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di bidang lalu lintas. Kegiatan apel gabungan berlangsung dengan lancar, aman dan kondusif.
Berita
Exit mobile version